Posts

Showing posts with the label dentistry

KURETASE

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penyakit periodontal adalah keadaan patologis pada jaringan pendukung gigi. yang disebabkan oleh bakteri plak. Akumulasi bakteri plak pada gingiva menyebabkan reaksi inflamasi sehingga terjadi kerusakan ligamen periodontal dan tulang alveolar sehingga terbentuk poket maupun resesi (Newman dkk., 2012). Poket periodontal ialah keadaan patologis yang ditandai dengan pemanjangan sulkus gingiva ke arah apikal. Poket periodontal terjadi karena perlekatan bakteri gram positif pada supragingiva permukaan gigi dan menjalar ke dalam sulkus gingiva (Reddy, 2008). Pada poket periodontal, serat kolagen mengalami kerusakan dan terjadi infiltrasi sel-sel inflamasi pada daerah sulkus gingiva (Saygun dkk, 2011). Perawatan penyakit periodontal dapat dilakukan dengan terapi bedah dan non-bedah. Perawatan ini bertujuan untuk menghilangkan inflamasi, serta mengembalikan bentuk dan fungsi jaringan agar kembali normal. Terapi periodontal non-bedah mampu menghilan...

ORAL CANDIDIASIS : Etiology and pathogenesis, epidemiology, clinical findings, clinical manifestations, diagnosis, laboratory findings, management

1, Etiology and Pathogenesis C.albicans, C.tropicalis, and C.glabrata comprise together over 80% of the species isolated from human Candida infection. to invade the mucosal lining, the microorganisms must adhere to the epithelial surface; therefore, strains of candida with better adhesion potential are more pathogenic than strains with poorer adhesion. the yeasts penetration of the epithelial cells is facilitated by their production of lipases, and for the yeasts to remain within the epithelium, they must overcome constant desquamation of surface epithelial cells. There is an apparent association between oral candidiasis and the in uence of local and general predisposing factors. The local predisposing factors are able to promote growth of Candida or to affect the immune response of the oral mucosa. General predisposing factors are often related to the patient’s immune and endocrine status The immune status can be affected by drugs as well as a dis- ease, which suppresses the...

HIPERTENSI : Definisi, etiologi, klasifikasi, manajemen dental pasien hipertensi

1. Definisi          Hipertensi adalah keadaan di mana tekanan darah arteri meningkat secara persisten (ISFI, 2008). Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami. Bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan yang jauh lebih rendah daripada dewasa. Tekanan darah juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas fisik di mana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat. Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda paling tinggi di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur di malam hari (Sigalarki, 2006). Tekanan darah meningkat secara normal seiring dengan pertambahan umur, namun ketika tekanan darah terus meningkat di atas normal maka hal ini yang dapat disebut hipertensi (Bricker dkk., 1994). Hipertensi dikenal secara luas sebagai penyakit kardiovaskular dan merupakan salah satu faktor resiko utama gangguan jantung (Depkes RI, 2006).          Hipertensi sering...

MATERIAL AUXILIARY DI KEDOKTERAN GIGI

Definisi Material auxiliary adalah material yang digunakan dalam proses fabrikasi prothesa gigi dan alat-alat gigi, tetapi tidak menjadi bagian dari alat tersebut. Jenis material oral appliances (material sendok cetak & bleaching, mouthguards, occlusion aids) material gigi sintetis  material bleaching material abrasif dan poles material soldering, welding, dan bracing MATERIAL ORAL APPLIANCES  Definisi  alat yang digunakan dalam rongga mulut untuk membantu perawatan di bidang kedokteran gigi. Macam Oral Appliances 1. Athletic mouthguard 2. Bleaching trays 3. Fluoride custom trays 4. Orthodontic repositioner 5. Nightguards 6. Periodontal stints 7. Snooring appliances 8. Sucking habits appliances 9. Space maintainer Persyaratan material Oral Appliances Klinis : Non toksik, retensi kuat, rasa & bau dapat diterima, jalan udara tidak terganggu, ketebalan minimal Mekanis : resiliensi adekuat, impact strength tinggi Lain-lain : mudah d...

ADHESI & BONDING SYSTEM

Image
Adhesi adalah perlekatan antara material yang tidak sejenis oleh tarikan antar atom-atom atau molekul. Sedangkan Bioadhesi adalah adhesi yang terdapat pada jaringan hidup. Adhesi terjadi jika dua substansi bergabung atau berkontak oleh karena daya tarik menarik antara keduanya. material adhesive yaitu material yang menghasilkan adhesi. adheren adalah substansi tempat dilekatkannya material adhesive. Gaya Adhesi Kimiawi :  1. Elektrovalen 2. Kovalen 3. Valensi bebas 4. Perlekatan sekunder : - Van der Waals                                        - Hidrogen Adhesi mekanis dipengaruhi oleh kekasaran permukaan (material surface roughness). diukur menggunakan surface roughness tester. Kasar/treshold surface roughness : Ra 0,22 um. Permukaan yang lebih kasar dan lebih luas maka perlekatan akan semakin kuat. Pengaruh Kekasaran Permukaan : 1. Besar sudut kontak 2. Menamb...

FRENEKTOMI

Frenulum terbagi menjadi dua bagian, yaitu frenulum lingualis dan frenulum labialis. jika frenulum dalam keadaan abnormal, akan berakibat : - memicu penyakit periodontal - menyebabkan terjadinya diastema

ALVEOLEKTOMI

DEFINISI Alveolektomi adalah pemotongan sebagian atau seluruhnya prosesus alveolaris pada maksila dan mandibula (Harty dan Ogston, 1993). Alveolektomi termasuk bagian dari bedah preprostetik, yaitu tindakan bedah yang dilakukan untuk persiapan pemasangan protesa. Tujuan dari bedah preprostetik ini adalah untuk mendapatkan protesa dengan retensi, stabilitas, estetik, dan fungsi yang lebih baik.

INFEKSI NON SPESIFIK MAKSILOFASIAL

Image
Infeksi adalah masuk dan berkembangbiaknya mikroorganisme dalam tubuh sampai timbulnya gejala penyakit. KLASIFIKASI Ditinjau dari asal infeksi terdiri dari infeksi odontogen dan non odontogen.  ODONTOGEN  Mengenai jaringan keras Gigi tulang  sendi rahang Mengenai jaringan lunak

BEDAH MULUT MINOR

Image
Bedah mulut minor terdiri dari bedah preprostetik, ortodontik, dan konservasi.  Bedah Preprostetik adalah suatu tindakan bedah untuk mempersiapkan pembuatan/pemasangan prothesa gigi (seperti tonjolan meruncing bekas cabutan gigi yang dapat mengganggu protesa) Bedah Ortodontik  adalah suatu tindakan bedah untuk mempersiapkan perawatan ortodontik Bedah Konservasi adalah suatu tindakan bedah untuk persiapan perawatan konservasi gigi

DENTAL HEALTH SURVEY (SURVEY KESEHATAN GIGI)

Survey adalah pengumpulan data atau informasi secara sistematis dari suatu sampel yang diambil dari populasi tertentu. Cara Pengumpulan Data Cencus/Sensus --> pengumpulan data tentang karakteristik populasi seperti umur, seks, pekerjaan, pendidikan, dll dilakukan langsung pada populasi

SURVEI KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Image
Beberapa indeks dalam survei kesehatan gigi dan mulut : 1. Indeks karies 2. Indeks kebersihan mulut 3. Indeks kesehatan jaringan periodontal Indeks Karies Gigi Dewasa (DMF) Definisi karies gigi :

MATERIAL SOLDERING, WELDING, DAN BRACING

Soldering adalah menyambung logam menggunakan aloi perantara yang mempunyai titik lebur lebih rendah dari pada logam yang disambung.  Brazing adalah proses soldering yang dilakukan di atas suhu 500 derajat celcius. Welding adalah proses dimana bagian-bagian itu sendiri tersambung menjadi satu dengan menggunakan panas atau tekanan.

MATERIAL ABRASI DAN POLES

MATERIAL ABRASI  Ciri material abrasi : - tajam, memotong tonjolan pada permukaan - bersifat lebih keras dari permukaan yang hendak diabrasi Material abrasi biasanya dilekatkan pada grinding wheel, disk, atau ditaburkan pada permukaan yang akan disikat.

MATERIAL PEMUTIH GIGI (TOOTH BLEACHING)

Perawatan gigi yang mengalami diskolorisasi atau staining memakai material tooth bleaching. secara umum bleaching ada dua jenis yaitu non vital tooth bleaching dan vital tooth bleaching Macam material tooth bleaching : 1. Hidrogen peroksida (hydrogen peroxide) 2. karbamida peroksida (carbamide peroxide) 3. Sodium perborat (sodium perborate)

MATERIAL GIGI SINTETIS

Nama lain dari material gigi sintetis adalah artificial teeth, denture teeth, atau prosthetic teeth. Fungsinya untuk mengganti anatomi mahkota gigi dalam pembuatan gigi tiruan. material gigi sintetis ini terbuat dari plastik, porselin, atau komposit. pada hasil survey, sebanyak 96 % dokter gigi di Inggris menggunakan gigi sintetis dari plastik. GIGI PLASTIK Material : polimer akrilik  polimer akrilik modifikasi  Komposisi :   hampir sama dengan akrilik untuk basis gigi tiruan. beda pigmen warnanya.  Cara pembuatan : dough moulding (menggunakan cetakan logam permanen. cara ini lebih banyak digunakan) injecting (memakai cetakan logam. tahapannya : serbuk polimer dipanaskan --> lunak --> injeksikan ke cetakan) Gigi plastik dibuat dalam lapisan warna, translusensi dan ketebalan berbeda. Sifat : ikatan kimiawi dengan basis akrilik material akrilik cross link --> tahan pelarut tidak tahan abrasi --> mudah aus Persyaratan :...